Deskripsi
Derek pelabuhan tetap dengan tali baja adalah semacam peralatan angkat yang terpasang pada dasar tertentu. Derek tetap pelabuhan dengan tali baja ini memiliki jib tunggal dengan struktur luffing tali baja yang digunakan untuk memuat dan membongkar besi, batubara atau kargo lain pada pinggiran pelabuhan atau di daratan.
Keunggulan
1.Derek tali baja pelabuhan ini memiliki rancangan terkini, operasional yang handal, harga yang terjangkau dan masa guna yang lama.
2.Untuk struktur utama derek tetap ini, kami menggunakan lempengan besi dan tabung yang berkualitas bagus dan system elektriknya menggunakan merek terkemuka.
3.Kami sebagai produsen derek pelabuhan dengan tali baja, menyediakan kursus mengenai penggunaan dan perawatan secara gratis sebelum pengiriman.
Parameter Derek Pelabuhan Tetap dengan Tali Baja
| Nama | Unit | Kait utama | |
| Kapasitas angkat maksimal | Ton | 40 | |
| jangkauan | m | 8-20. | |
| Tinggi angkatan | Di atas rel | m | 11 |
| Di bawah rel | m | 8 | |
| Kecepatan operasional | Kerek | m/min | 12 |
| Luffing | m/min | 20 | |
| Putaran | rpm | 1.2 | |
| Sumber tenaga | Tipe | Kabel | |
| Voltase | 3p, 380V, 50Hz | ||
Perhatian
1. Saat memilih derek ini, perhatikan mengenai kapasitas, keperluan kerja, ketinggian kerek dan kecepatan dari derek pelabuhan ini.
2. Sistem pembayaran untuk derek tetap ini adalah TT atau LC
3. Lama waktu produksi dan pengiriman untuk derek tetap pelabuhan dengan tali baja ini adalah 3-4 bulan
4. Derek pelabuhan ini beroperasi dengan menggunakan kabel
Didirikan di tahun 2001, Lanteky® Machine Port Crane Manufacturing Co.,Ltd adalah produsen dan pemasok derek pelabuhan yang professional. Perusahaan kami terletak di jantung sungai Yangtze yang memudahkan untuk transportasi. Setelah bertahun tahun melakukan penelitian dan pengembangan, perusahaan kami telah berhasil memproduksi berbagai macam produk seperti derek portal, derek gantri, derek jembatan, derek ban karet, derek tetap dan lain lain. Produk kami telah di distribusikan dengan jumlah besar ke lebih dari 20 kota di Cina, Indonesia dan Malaysia.
